Rabu, 27 Januari 2016

Bisnis Jual Beli Ginjal, Bisnis Gelap Puluhan Juta Rupiah

Bisnis Jual Beli Ginjal, Bisnis Gelap Puluhan Juta Rupiah 
Jakarta - Cerita soal jual beli ginjal bukan isapan jempol belaka. Mabes Polri baru-baru ini membuktikannya, ada sekelompok orang yang memang mencari orang yang mau menjual ginjal. Uang puluhan juta rupiah diberikan sebagai ganti kepada orang yang mau menjual ginjal.

Salah satu orang yang menjual ginjal adalah HLL. Seorang sopir Angkot yang ditahan di Polres Garut. Saat menjalani proses hukum karena tindak pidana, HLL meringkuk di pojokan tahanan. Saaat ditanya petugas kepolisian soal sakitnya, muncul pengakuan soal penjualan ginjal.

"Ini karena alasan ekonomi," kata Kasubdit III Dirtipidum Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Umar Surya Fana, Kamis (28/1/2016).

HLL pada Juni 2015 dihampiri tersangka AG. Uang ditawarkan kepada HLL agar menjual ginjalnya. HLL mengiyakan, dan kemudian dilakukan tes lab di Bandung. Hasil lab diberikan kepada orang yang menerima ginjal. Setelah dicek, dan kemudian cocok, HLL dibawa ke Jakarta.

Ada tiga rumah sakit yang menjadi langganan kelompok jual beli ginjal ini untuk melakukan operasi. Dokter-dokter yang terlibat juga yang biasa melakukan operasi. Untuk menjual ginjal ini, HLL mendapatkan bayaran Rp 90 juta, sedang AG biasa mendapat komisi Rp 5-10 juta, demikian juga tersangka D, sedangkan yang menghubungkan dengan penerima ginjal tersangka HS mendapatkan Rp 100-110 juta. Para penerima ginjal membayar Rp 225 juta.

"Para tersangka ini mencari korban pengakuannya sejak 2008," terang Umar lagi.

Polisi bergerak menelusuri pengakuan HLL. Para tersangka akhirnya diciduk dan kini ditahan di Mabes Polri. Ketiga tersangka diganjar Pasal 64 ayat 3 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Rabu, 20 Januari 2016

Mau Turun Berat Badan Tak Perlu Diet Ketat, Sesekali 'Curang' Juga Penting

Mau Turun Berat Badan Tak Perlu Diet Ketat, Sesekali Curang Juga Penting 
Jakarta, Mau turun berat badan tak harus diet ketat lho. Studi terbaru mengungkapkan bahwa menikmati makanan di luar diet yang biasa dikonsumsi juga memberi pengaruh positif bagi program penurunan berat badan.

Ya, menurut studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Tilburg University dan The Catholic University of Portugal menyebutkan bahwa memberi waktu tubuh untuk 'curang' alias cheat day dapat memberi dorongan emosional dan meningkatkan motivasi diet. Hal ini bahkan disebutkan memberi efek yang positif bagi diet jangka panjang.

"Tapi ingat, kecurangan ini tetap harus direncanakan terlebih dahulu dan jangan dilakukan sembarangan," tulis para peneliti, seperti dikutip dari Journal of Consumer Psychology, Rabu (20/1/2016).Dalam studi ini, 36 responden pria dan wanita dilibatkan. Mereka dibagi menjadi dua kelompok dan diberi program diet khusus selama dua pekan. Kelompok pertama menerapkan diet 1.500 kalori terus-menerus selama waktu tersebut, sementara kelompok kedua diberi waktu untuk makan bebas alias 'cheat day' sekali dalam seminggu.

Setelah menyelesaikan tugas tersebut, mereka kembali diuji. Para peneliti menemukan bahwa kelompok pertama justru cepat bosan dan memiliki mood yang cenderung negatif. Mereka juga lebih mudah menyerah dan tak termotivasi untuk melakukan diet serupa kembali.

Sebaliknya, mereka yang berada pada kelompok kedua tampak lebih menikmati diet tersebut. Mood dan motivasi mereka dalam menjalani diet sehat juga lebih stabil, sehingga penurunan berat badan yang dialami lebih signifikan.

Rabu, 06 Januari 2016

Pique Ingatkan Barca, Laga Lawan Espanyol Belum Usai

Pique Ingatkan Barca, Laga Lawan Espanyol Belum Usai 

Barcelona - Menang 4-1 atas Espanyol di leg I babak 16 besar Copa del Rey bukan berarti posisi Barcelona sudah aman. Bek Barca, Gerard Pique, mengingatkan bahwa laga melawan rival sekota mereka itu belum usai.

Dengan kemenangan yang diraih di Camp Nou, Kamis (7/1/2016) dini hari WIB, tersebut, Barca seharusnya sudah berada dalam posisi relatif aman. Namun, Pique mengingatkan kegagalan Barca di semifinal Copa del Rey 2006/2007.

Kala itu, Barca menang 5-2 atas Getafe di leg I. Namun, Getafe bangkit di leg II dengan menundukkan Barca 4-0. Alhasil, Getafe pun melaju ke babak final.

Pique tidak mau hal serupa terjadi pada Barca kali ini. "Segala sesuatunya bisa terjadi di turnamen domestik," ujar Pique seperti dilansir AS.

"Kami belum melupakan kekalahan 0-4 dari Getafe dan oleh karena itulah kami tetap berusaha mencetak gol kelima," lanjut bek berusia 28 tahun itu.

Kemenangan Barca atas Espanyol tak lepas dari performa apik Lionel Messi. Bintang asal Argentina itu mencetak dua gol dan menyumbang dua assist untuk gol Pique dan Neymar.

Leg II akan dilangsungkan pada 13 Januari 2016 di kandang Espanyol, Estadi Cornellà-El Prat.