Rabu, 02 Maret 2016

Ikan, Kodok Hingga Nyamuk Modifikasi Dikerahkan Basmi Virus Zika

Ikan, Kodok Hingga Nyamuk Modifikasi Dikerahkan Basmi Virus Zika 
Jakarta, Wabah Zika merebak di Amerika Latin. Virus ini menumpang pada nyamuk yang masih satu spesies dengan Aedes aegypti, yang selama ini dikenal sebagai pemicu demam berdarah.

Berbagai cara pun dilakukan demi mengatasi persoalan ini dengan mengerahkan ratusan ikan, katak dan serangga yang telah dimodifikasi secara khusus untuk menyerang nyamuk-nyamuk pembawa virus Zika.

Di San Diego Beach, El Salvador, para nelayan menggunakan ikan jenis fat sleeper untuk melahap larva nyamuk. "Mereka memakan seluruh larva nyamuk di dalam barel-barel di mana kami menyimpan air," tutur salah satu nelayan setempat, Rafael Gonzales (30).

Menurut sang penggagas, Marielos Sosa, untuk mewujudkan program ini, setiap warga ikut mengambil peranan. Anak-anak dan remaja berinisiatif menangkap ikan-ikan fat sleeper di muara, sedangkan penduduk dewasa mengawasi cadangan air di rumah masing-masing.

Mereka bahkan tak perlu melakukan fumigasi seperti halnya yang dilakukan kota-kota lain di Amerika Latin untuk mencegah persebaran Zika. "Fumigasi memang hanya bisa mengurangi populasi nyamuk dewasa, tetapi tidak begitu efektif memberantas nyamuk yang masih berbentuk larva," jelas Carissa Etienne, kepala Pan American Health Organization, seperti dilaporkan Strait Times.

Koteka & 4 Suvenir Unik dari Papua

Koteka & 4 Suvenir Unik dari Papua 
 Wamena - Bukan cuma bentang alam dan budaya saja, suvenir dari Papua pun unik-unik. Silakan beli, dari koteka sampai kapak batu.

Siap-siap sediakan biaya lebih saat traveling ke Papua. Ini biaya untuk membeli aneka suvenir, yang rasa-rasanya sulit ditemukan di tempat lain. Bisa dipakai atau dipajang, yang pasti bikin orang-orang lain bakal penasaran.

Suvenir Papua yang unik-unik ini bisa dibeli dibanyak toko suvenir, dari di Jayapura, Wamena dan Timika. Disusun detikTravel, Kamis (3/3/2016) berikut 5 suvenir unik dari Papua:





Koteka adalah alat pembungkus kelamin pria tradisional khas Papua dan suvenir unik paling populer. Biasanya, digunakan oleh Suku Dani dan Moni di kawasan Pegunungan Tengah seperti di Wamena. Koteka dibuat dari labu yang dipanaskan, silakan baca cara pembuatannya selengkapnya di sini.

Koteka, memudahkan para pria Papua bergerak leluasa di hutan. Ukurannya beragam, ada yang panjang dan lurus atau melengkung. Kabarnya, makin besar ukurannya maka makin terpandang juga derajat pria yang menggenakan kotekanya.

Di Wamena, Jayapura atau Timika, suvenir berua koteka mudah ditemukan. Jika biasanya polos alias tidak berwarna, maka yang dijadikan suvenir sudah beragam warnanya. Ada yang dihias atau ditambahkan bulu-bulu burung.

Harganya beragam, biasanya mulai dari Rp 20-30 ribuan. Yang harus diperhatikan saat membawa pulang koteka, yakni Anda harus betul-betul menjaganya. Koteka mudah patah jika terbentur barang-barang lain

Garuda Promo Tiket PP ke Kuala Lumpur, Singapura & Bangkok

Garuda Promo Tiket PP ke Kuala Lumpur, Singapura & Bangkok 
Jakarta - Di awal tahun 2016, Garuda menebar banyak promo. Yang terbaru, promo tiket pergi pulang (PP) dari Jakarta ke Kuala Lumpur, Singapura dan Bangkok.

Dari rilis Marketing Communication Garuda Indonesia, Kamis (3/3/2016) tiket PP dari Jakarta ke Kuala Lumpur mulai dari Rp 2.040.000 nett. Lalu ke Singapura mulai dari Rp 2.278.000 per nett dan terakhir, ke Bangkok mulai dari Rp 5.115.000 nett.

Periode pemesanan, bisa dilakukan sekarang hingga 31 Maret 2016. Periode penerbangannya pun, hanya berlaku sampai 31 Maret 2016 mendatang. Promo tiketnya berlaku untuk kelas ekonomi.

Pemesanan bisa dilakukan melalui call center Garuda Indonesia, website resmi Garuda Indonesia dan agen perjalanan. Harga dapat berubah mengikuti kurs saat bertransaksi. Syarat dan ketentuan lainnya berlaku.

Inilah Rekomendasi 40 Makanan Indonesia Enak Versi CNN

Inilah Rekomendasi 40 Makanan Indonesia Enak Versi CNN
Makanan jadi bagian penting saat berwisata. CNN membuat daftar 40 makanan enak dan paling populer di Indoensia. Tentunya turis disaran untuk mencicipi makanan ini jika mampir ke Indonesia​

CNN membuat 40 daftar makanan yang tak telupakan mulai dari hidangan utama, camilan hingga pelengkap serta rekomendasi tempat makan terbaik di beberapa negara yang wajib di singgahi para wisatawan.

Setelah sebelumnya, CNN mengulas 40 makanan enak di Thailand, Jepang, Sinagpura, Korea hingga Taiwan dan pada bulan Februari tahun ini, CNN ​membuat daftar ​40 jenis makanan enak di Indonesia.

Tom Yum Gung, Panang Gai hingga Som Tam jadi makanan paling enak di Thailand. Sedangkan di Korea ada Hangover Stew, Kimci, Soft Tofu Stew dan Samgyeopsal yang masuk deretan 4 teratas makanan enak di negara K-pop ini.

Sedangkan negeri sakura punya sajian 'comfort food' populer seperti Gindara Saikyo-yaki, daging kuda, warabi mochi hingga sushi.

Di Indonesia, CNN merekomendasikan Solo, Medan, Surabaya, Padang, Bandung, Palembang, Banda Aceh hingga Bali jadi tempat makanan enak.

Hari Sempurna Buat Mata: Jadi Kapten dan Cetak Gol Kemenangan

Hari Sempurna Buat Mata: Jadi Kapten dan Cetak Gol Kemenangan 
Manchester - Gelandang Manchester United, Juan Mata, dapat tugas tambahan pada laga melawan Watford, Kamis (3/3/2016) dini hari WIB. Selain jadi kreator serangan, ia juga diberikan tanggung jawab sebagai kapten tim.

Mata mengemban ban kapten tim setelah kapten United, Wayne Rooney, belum bisa tampil akibat cedera. Sementara itu, wakil Rooney, Michael Carrick, yang dalam beberapa laga terakhir bermain sebagai bek tengah, diistirahatkan. Kapten ketiga United, Chris Smalling, juga sedang menepi lantaran cedera.

Jadilah Mata, pemain paling tua dalam starting XI United pada laga melawan Watford, diserahi ban kapten. Gelandang asal Spanyol berusia 27 tahun itu harus memimpin sejumlah pemain muda seperti Tim Fosu-Mensah (18 tahun), Marcus Rashford (18), Guillermo Varela (22), hingga Anthony Martial (20) dan Mamphis Depay (22).

Awalnya, Mata sempat kesulitan. Pressing ketat yang dilakukan oleh Watford sempat membuat lini belakang United grogi dan bikin kesalahan sendiri. Di luar itu, mereka juga kesulitan untuk membangun serangan dari lini belakang.

Mata pun sempat kesulitan lantaran pressing ketat itu. Dengan tinggi 170 cm, Mata tampak kelewat mungil jika dibandingkan dengan gelandang-gelandang dan bek-bek Watford yang berbadan besar.

Berulang kali ia kehilangan bola karena jangkauannya terlalu pendek. Kekurangan postur ini sendiri diakui oleh manajer United, Louis van Gaal.

"Pertandingan ini juga mengandalkan adu fisik, dan lihatlah postur tubuh lawan kami dibandingkan dengan kami. Itu juga membuat kami kesulitan," kata Van Gaal.

Liverpool Hajar City, Klopp: Boom!


 Liverpool Hajar City, Klopp: Boom!
Liverpool - Kemenangan 3-0 yang diraih oleh Liverpool atas Manchester City, Kamis (3/3/2016) dini hari WIB, dijelaskan Juergen Klopp dengan satu kata: Boom!

Ini merupakan kali kedua Liverpool bertemu City dalam beberapa hari terakhir. Yang pertama adalah pada final Piala Liga Inggris akhir pekan lalu, di mana Liverpool dikalahkan City lewat adu penalti.

Pada laga di Anfield dini hari tadi, Liverpool seolah-olah tidak memberikan City kesempatan untuk bernapas. Mereka tampil agresif dan akhirnya melesakkan tiga gol ke gawang Joe Hart via Adam Lallana, James Milner, dan Roberto Firmino.

Agresifnya Liverpool diakui sendiri oleh manajer City, Manuel Pellegrini. "Sejak awal pertandingan mereka memenangi seluruh perebutan bola dan punya tempo yang tinggi, lebih tinggi dari tim kami," ujar Pellegrini kepada BBC.

Klopp tentu saja puas dengan kemenangan ini. Ketika ditanyai setelah pertandingan soal bagaimana ia menjelaskan pertandingan tersebut, pria asal Jerman itu memberikan jawaban menarik:

"Well, satu-satunya cara terbaik untuk menjelaskan ini adalah: Boom!"

Pelajaran Berharga untuk Juventus


Pelajaran Berharga untuk Juventus 















Milan - Datang ke markas Inter Milan dengan keunggulan yang besar, Juventus akhirnya lolos ke final Coppa Italia hanya karena menang adu penalti. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi Bianconeri.

Juve terlihat akan dengan mudah lolos ke final setelah mengalahkan Inter 3-0 di leg pertama, akhir Januari lalu. Artinya, mereka cuma butuh hasil imbang di leg kedua untuk lolos. Bahkan, kalah dengan selisih satu atau dua gol pun tak akan menghalangi langkah mereka.

Akan tetapi, yang terjadi di lapangan Giuseppe Meazza, Kamis (3/3/2016) dinihari WIB, adalah Juve gantian dikalahkan Inter tiga gol tanpa balas. Dua gol Marcelo Brozovic dan satu gol Ivan Perisic membuat skor agregat menjadi berimbang 3-3.

Karena tak ada gol tambahan dalam extra time, kedua tim harus melewati adu penalti. Dalam adu penalti inilah, Juve menang 5-3 setelah semua eksekutor mereka menjalankan tugasnya dengan baik.

"Saya sudah menduga Inter akan memberi kami masalah dan saya sudah berkali-kali mengatakan dalam konferensi pers bahwa kami belum lolos. Akan lebih baik kalau memulai laga dengan skor 0-0 karena punya keunggulan 3-0 membuat konsentrasi kami berkurang," tutur pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, di Football Italia.

"Saya sebelumnya pernah mengalami hal ini. Milan yang saya latih mengalahkan Arsenal 3-0 di leg pertama, lalu kami kalah 0-4 di London. Ini adalah situasi yang berbahaya," imbuh Allegri.

"Ini adalah bagian lain dari proses perkembangan karena ketika Anda punya pemain-pemain muda dan menjalani pertandingan yang terlihat mudah padahal tidak, Anda belajar untuk tampil lebih baik. Inter pantas mendapat pujian dan kami pantas dikritik," jelasnya.

Pada laga melawan Inter, Juve didominasi dan kalah penguasaan bola. Jumlah peluang mereka juga lebih sedikit dibandingkan peluang Inter.

"Tentu saja malam ini kami sama sekali tak bermain selama 70 menit. Inter bermain habis-habisan dan membuat kami tertekan. Dari titik itu kami mulai bermain lebih baik dan menciptakan beberapa peluang untuk menghindari extra time. Setelahnya, para pemain tampil bagus untuk menang lewat penalti dan mencapai target kami," ujar Allegri.

"Bagian dari proses pembelajaran adalah menampilkan performa yang tidak bagus," katanya.